Ditjen PKH Kementan Kembangkan Sistem Pengendalian Intern Berbasis Digital

Ditjen PKH Kementan Kembangkan Sistem Pengendalian Intern Berbasis Digital

Kementerian pertanian lewat direktorat jenderal peternakan serta kesehatan hewan (ditjen pkh) memiliki komitmen untuk selalu menggerakkan semua unit kerja atau unit kerja untuk ke arah zone kredibilitas (zi). Salah satunya usahanya ialah meningkatkan skema pengaturan intern pemerintah (spip) berbasiskan digital.

 

 

Zi sendiri adalah predikat untuk lembaga pemerintah yang pimpinan serta korps-nya memiliki loyalitas untuk merealisasikan wbk/wbbm lewat reformasi birokrasi. Terutamanya dalam soal penjagaan korupsi serta kenaikan kualitas service publik

Direktur jenderal peternakan serta kesehatan hewan (dirjen pkh) kementan. Nasrullah menjelaskan. Zone kredibilitas ini untuk motivasi membuat serta penerapan program reformasi birokasi dengan cara benar dan baik.

“hingga dapat menumbuh-kembangkan budaya kerja birokrasi service sempurna yang terbuka serta akuntabel. Dan bebas dari semua bentuk tindak korupsi.” kata nasrullah waktu buka entry rapat penilaian penerapan skema pengaturan intern pemerintah (spip) pekerjaan taktiks satker cakupan ditjen pkh semester i tahun 2020.

Dia memperjelas. Ditjen pkh memiliki komitmen untuk membuat zone kredibilitas (zi) di semua unit kerjanya untuk ke arah daerah bebas korupsi (wbk) serta daerah birokrasi bersih layani (wbbm) untuk bentuk tata atur pemerintahan yang bagus (good governance) serta pemerintahan yang bersih (clean governance).

“ini ialah pesan bapak menteri pertanian jika semua satker (unit kerja) harus dapat terhubung info untuk bekerja dengan cara tepat dan benar sesuai dengan sop. Dan ketentuan perundang-undangan yang berlaku serta bebas korupsi.” katanya.

 

Selanjutnya nasrullah menerangkan. Untuk menggerakkan terbentuknya unit kerja. Baik unit eksekutor tehnis atau dinas yang mengadakan peranan pembangunan peternakan serta kesehatan hewan. Supaya ke arah predikat wbk. Wbbm serta zi. Karena itu semenjak tahun 2009 sampai sekarang ini. Ditjen pkh sudah memiliki komitmen melakukan skema pengaturan intern pemerintah (spip) di tingkat organisasi serta program/pekerjaan.

 

“dengan mengaplikasikan spip. Kita harap arah penerapan program serta pekerjaan bisa terwujud maksimal. Dengan masih memprioritaskan azas efisien serta efektif. Merealisasikan neraca keuangan yang handal. Amankan asset negara. Serta masih mematuhi ketentuan yang berlaku.” sebut nasrullah.

 

“karena itu. Team satlak harus dapat menggerakkan penerapan spip serta lakukan pengawasan serta penilaian di semua unit kerja serta unit kerja cakupan ditjen pkh.” tambahnya.

 

 

Dia menyebutkan. Hasil penilaian penilaian itjen kementan memberikan loyalitas ditjen pkh telah mengagumkan dengan team satlak untuk motor pendorong dalam pahami pengaturan internal serta jalankan peranan pengaturan. Dia menjelaskan ditjen pkh bisa lakukan pengaturan intern pada tiap penerapan program serta kegiatannya.

 

Kuswandana sampaikan. Nilai maturitas spip ditjen pkh ada pada tempat ke-2 sesudah sekretariat jenderal kementan.

 

“nilai maturitas spip ditjen pkh yang tentu dapat mengusung nilai maturitas kementan keseluruhannya.” katanya.

 

Berdasar hasil penilaian bpkp ri tahun 2019. Rangking maturitas spip ditjen pkh sendiri ada pada level 3 dengan nilai 3.392. Yang bermakna telah melakukan praktek pengaturan intern serta terdokumentasi secara baik.

 

“tahun ini adanya penilaian dengan cara periodik. Dan laporan dengan cara digital. Lebih bisa tingkatkan nilai maturitas spip ditjen pkh.” pungkasnya.

 

“kami terus memberikan dukungan untuk kenaikan kualitas bertambah lebih bagus di dalam mengaplikasikan spip di ditjen pkh. Keinginannya supaya seluruh pihak memiliki komitmen jaga good governance serta clean governance.” kata menteri pertanian (mentan). Syahrul yasin limpo (syl) dalam tempat terpisah.

 

 

 

error: Content is protected !!